oleh

Dua Proyek Rp6,7 Miliar APBD Lampung 2026 di Way Kanan Jadi Sorotan, Publik Pertanyakan Pengawasan Jalan Rp4,4 M dan Jembatan Way Sawah Rp2,2 M.

-Uncategorized-56 Dilihat

WAY KANAN, METRO INDONESIA NEWS – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) melaksanakan dua paket pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Way Kanan dengan total anggaran mencapai Rp6.767.206.000 yang bersumber dari APBD 2026.

Dua proyek tersebut kini menjadi sorotan publik terkait efektivitas pelaksanaan dan pengawasan di lapangan.Berdasarkan papan informasi proyek yang terdokumentasi di lapangan, dua proyek tersebut adalah:1. Rekonstruksi Jalan Ruas Sp.Empat-Kasui (Link 074).

Lokasi: Ruas Sp.Empat-Kasui (Link 074) Di Kabupaten Way KananSumber Dana: APBD 2026Nomor Kontrak: 01/KTR/PPK-JLN.1/RKN-074/V.03/V/2026Nilai: Rp4.489.680.000,00Waktu: 180 Hari KalenderKonsultan Pengawas: CV. Naraya EngineeringPelaksana: CV. Putra Parma2. Penggantian Jembatan Way Sawah.

Lokasi: Way KananSumber Dana: APBD 2026Nomor Kontrak: 01/KTR/PPK-PGT.JBT/SAWAH/V.03/VII/2026Nilai: Rp2.277.526.000,00Waktu: 180 (Seratus Delapan Puluh) HariKonsultan Pengawas: PT. Anugerah Rekayasa MandiriPelaksana: CV. Adhi Putra PerkasaMenariknya, kedua proyek dengan karakter pekerjaan berbeda, yakni rekonstruksi jalan dan penggantian jembatan, memiliki durasi waktu pelaksanaan yang sama, yakni 180 hari kalender.

Hal ini memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat terkait kesiapan manajemen waktu, terutama menghadapi faktor cuaca di wilayah Way Kanan.Selain itu, keberadaan satu pelaksana yang berdasarkan informasi di lapangan mengerjakan pekerjaan di dua wilayah berbeda, yakni Kecamatan Kasui dan Kecamatan Rebang Tangkas, juga menjadi perhatian.

Publik berharap kapasitas alat, tenaga kerja, dan material tetap memadai agar tidak terjadi keterlambatan atau penurunan kualitas.Pemasangan papan informasi proyek memang sudah sesuai prosedur transparansi anggaran. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum terlihat informasi progres mingguan yang dapat diakses publik secara terbuka di lokasi kegiatan.

Padahal, proyek senilai Rp4,4 miliar untuk ruas Sp.Empat-Kasui merupakan jalur vital perekonomian warga yang sangat dinantikan perbaikannya.Masyarakat berharap DBMBK Provinsi Lampung bersama konsultan pengawas, yakni CV. Naraya Engineering dan PT. Anugerah Rekayasa Mandiri, dapat memastikan pengawasan intensif di lapangan, sehingga kualitas konstruksi sesuai spesifikasi teknis dan tidak berumur pendek.

Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya fokus pada penyelesaian fisik tepat waktu, tetapi juga menjamin mutu dan kebermanfaatan jangka panjang bagi masyarakat Way Kanan.Redaksi Metro Indonesia News akan terus melakukan monitoring di kedua lokasi, yakni Ruas Sp.Empat-Kasui dan Jembatan Way Sawah, serta berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pelaksana dan Dinas terkait.(Sangun Ependi, Kabiro)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *