
WAY KANAN,Metro Indonesia News Aksi pembegalan yang menimpa seorang siswi SMP di area perkebunan Kampung Negeri Batin, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, akhirnya terungkap.Hanya dalam waktu tiga hari, Tim Tekab 308 Polres Way Kanan berhasil meringkus dua terduga pelakunya.
Keduanya berinisial P dan J, ditangkap di kediaman P di wilayah Ogan Lima, Kabupaten Lampung Utara, Sabtu malam (26/9/2026).Mirissnya MD, kedua terduga pelaku diduga bukan pemain baru. Dari informasi yang dihimpun di lapangan, keduanya diduga telah melakukan aksi serupa sebanyak 12 kali di wilayah Kabupaten Way Kanan dengan lokasi yang berbeda-beda.
Korban terakhir adalah seorang siswi SMP warga Kampung Negeri Batin yang dibegal saat perjalanan pulang sekolah pada Kamis (24/9/2026). Kejadian itu sempat membuat resah warga dan para orang tua siswa.Kasat Reskrim Polres Way Kanan, Iptu Riswanto, S.H., M.H., membenarkan penangkapan tersebut.”Alhamdulillah sudah terungkap semua.
Lebih detail nanti menunggu dari Humas. Semua karena akan dirilis bersama,” ujar Iptu Riswanto singkat.Kabar penangkapan ini disambut lega oleh pihak keluarga korban. Hengki selaku orang tua korban mewakili keluarga besar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polres Way Kanan dan Polsek Umpu Semenguk yang bergerak cepat.
“Keluarga besar mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian Polres Way Kanan, Polsek Umpu Semenguk AKP H Tosira SH dan juga seluruh jajaran yang telah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku,” ujar Hengki.Ia juga berterima kasih kepada rekan-rekan media dan masyarakat yang turut membantu.
Kini masyarakat berharap Polres Way Kanan dapat membongkar tuntas 12 TKP yang diduga menjadi lokasi aksi kedua pelaku, agar rasa aman kembali dirasakan warga, khususnya para pelajar yang melintas di jalur sepi dan perkebunan.
Hingga kini kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Way Kanan. Polisi berjanji akan merilis secara resmi identitas lengkap, barang bukti dan motif dalam waktu dekat.(Sangun Ependi ,Kabiro.)





Komentar