oleh

GMNI DUKUNG PROGRAM PEMERINTAH DALAM MENGSUSSESKAN PEMBANGUNAN DAERAHSUMEDANG

-Uncategorized-37 Dilihat

MINews – Dalam rangka Konferensi Cabang ( Konfercab ) Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI ) Kabupaten Sumedang , Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati M.Fajar Aldia turut serta dalam acara tersebut.

Konfercab GMNI yang di adakan hampir setiap tahun dalam melakukan evaluasi organisasi , banyak hal yang akan dibicarakan terkait program kerja, menyusun arah gerakan , merumuskan program kerja yang mampu menjawab tantangan pembangunan dan kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya Bupati Dony mengatakan GMNI merupakan salah satu elemen intelektual yang memelihara peran strategis dalam mengawal jalannya pemerintahan dalam pembangunan sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat .GMNI merupakan bagian dari kekuatan Intelektual . Oleh karena itu GMNI keberadaannya sangat penting dalam mewarnai proses kehidupan berbangsa dan bernegara, ujarnya.

Bupati menambahkan sinergi antara organisasi kemahasiswaan dengan pemerintah perlu terus diperkuat agar setiap program yang disusun mampu membri kontribusi nyata terhadap percepatan pembangungan di Kabupaten Sumedang .Dony berharap rumusan program kerja yang dihasilkan dalam Konfercab ini dapat bersinergi dengan program program Pemerintah Daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi di Kabupaten Sumedang.

Bupati mengajak seluruh kader GMNI untuk mengadakan organisasi sebagai bagian dari solusi melalui berbagai gagasan inovatif , aksi nyata di tengah tengah masyarakat.Saya titip agar persoalan persoalan di Sumedang menjadi bagian dari rumusan program GMNI .Hadirkan organisasi ini sebagai bagian dari solusi yang mampu memberikan mamfaat bagi masyarakat.

Dony menekankan pentingnya kaderisasi sebagai investasi jangka panjang organisasi. Semakin banyak kaderisasi dilakukan semakin meningkat pula kompetensi organisasi . Kompetensi itu di bangun melalui empat dimensi yaitu “pengetahuan, pengalaman, integritas dan jaringan”. Ke empat dimensi ini harus benar benar di perkuat dalam setiap proses dalam pembinaan kader, kata bupati mengakhiri. (tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *