
WAY KANAN LAMPUNG. METRO–INDONESIA NEWS *Sabtu, 1 Agustus 2026 pukul 08.00 WITA*, Pura Keluarga di *Kampung Mulyasari, Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan* menjadi saksi upacara _Metatah_ atau potong gigi.Sebanyak *empat orang wanita* dari Hajat Keluargamengikuti prosesi sakral ini yang dipimpin langsung oleh *Pak Mangku Gusti Putu Arka*.Dalam tuntunannya, Pak Mangku menjelaskan inti _
Metatah_ adalah penyucian diri agar terhindar dari *Sad Ripu* atau *6 musuh dalam diri manusia*. Keenam sifat itu adalah: 1.Kama– Nafsu 2. *Lobha* – Serakah3. *Krodha* – Marah4. *Mada* – Mabuk/angkuh5. *Moha* – Bingung/tamak6. *Matsarya* – Iri hati“Dengan Metatah, kita berharap anak-anak bisa mengendalikan 6 sifat buruk ini. Menjadi manusia yang suci lahir batin dan berguna bagi keluarga serta masyarakat,” ujar Pak Mangku Gusti Putu Arka kepada hari ini.
Rangkaian upacara dimulai dari _Magumi Padangan_, _Nekeb_, _Mabyakala_, hingga puncak sembahyang di Merajan. Keluarga besar kompak bergotong royong menyiapkan banten.Usai prosesi, para peserta meninggalkan pura berjalan ke hilir sambil menginjak _banten paningkeb_ sebagai simbol telah meninggalkan sifat buruk.Upacara ini menjadi pengingat bagi publik bahwa budaya Bali di Lampung terus dijaga sebagai pendidikan karakter dan spiritual.—Jurnalis-S,Ependi.& Mulyadi.


Komentar