oleh

Keluhkan Potongan 33%, Petani Singkong Binaan Pabrik Rejosari Umpu Semenguk Minta Transparansi.

-Uncategorized-39 Dilihat

WAY KANAN, Metro Indonesia News – Puluhan petani singkong binaan Mitra Ekstrak Tapioka di Pabrik Rejosari, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan mengeluhkan besarnya potongan harga hingga 33% saat penyerahan hasil panen.Keluhan itu disampaikan pada Senin, 18 Agustus 2026.

Para petani mengaku potongan tersebut memberatkan karena tidak sebanding dengan biaya tanam, pupuk, dan perawatan selama 8-10 bulan.”Potongannya 33%. Dari harga singkong yang sudah rendah, dipotong lagi segitu. Kami yang nanggung rugi di lahan dan tenaga,” kata salah seorang petani yang enggan disebutkan namanya karena alasan keamanan. Inisial .Menurut potongan itu mencakup biaya angkut, susut kadar pati, administrasi, dan lain-lain.

Namun ia mengaku tidak pernah ada sosialisasi detail mengenai rincian potongan sebelum musim panen dimulai.Para petani berharap pihak manajemen Pabrik Rejosari mau membuka rincian potongan secara terbuka dan mengkaji ulang skema kemitraan. Mereka juga meminta Dinas Pertanian dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan turun tangan memfasilitasi mediasi.

“Kalau terus begini kami berat. Harga di lapangan nggak nutup. Tolong ada keadilan buat petani,” ujar petani lainnya.Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Pabrik Rejosari belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan tersebut.*Reporter: S. Ependi*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *