oleh

Komunitas Seni Budaya Nasional Papua Selatan Tampil di Samosir, Ribuan Penonton Terpukau, Jadi Simbol Kolaborasi dari Timur ke Barat Indonesia.

-Uncategorized-19 Dilihat

Samosir, Sumatera – Langit senja di kawasan Waterfront City Pangururan, menjadi saksi perjumpaan dua kekayaan budaya Nusantara. Di tengah gemerlap Panggung Air Mancur Menari dan ribuan pengunjung yang memadati even Geotourism Festival (GeoFest) 2026, irama musik khas Papua berpadu dengan semilir angin Danau Toba. ( 1/7/2026 ).

Sorak tepuk tangan bergema ketika para penari Komunitas Seni Budaya Nasional (KSBN) Papua Selatan memasuki panggung dengan balutan busana ulos (adat Batak) dan pakaian adat papua yang penuh warna. Gerak tari yang enerjik, diiringi lagu-lagu bernuansa Papua, sukses menyedot perhatian masyarakat dan wisatawan yang hadir.

Penampilan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama pada acara Geotourism Festival kolaborasi Pemprov. Sumut dengan Kabupaten Samosir. Kehadiran KSBN Papua Selatan sekaligus memperlihatkan bagaimana panggung pariwisata Samosir menjadi ruang perjumpaan budaya dari berbagai penjuru Indonesia.Sebanyak 23 anggota KSBN Papua Selatan diberangkatkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Selatan di bawah pimpinan Benyamin Simatupang untuk mengikuti rangkaian kegiatan di Samosir.

Selain tampil pada Geotourism Festival pada 1–2 Juli 2026, mereka juga dijadwalkan mengisi panggung Samosir Music International pada 2–4 Juli 2026 di Open Stage Tuktuk Siadong.Ketua KSBN Papua Selatan menyampaikan bahwa Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, juga dijadwalkan hadir di Samosir untuk menyaksikan rangkaian Samosir Music International sekaligus memberikan dukungan terhadap kolaborasi budaya antara Papua Selatan dan Kabupaten Samosir.

Pemerintah Kabupaten Samosir menyambut hangat kehadiran rombongan KSBN Papua Selatan. Kehadiran seniman dari ujung timur Indonesia dinilai menjadi bukti bahwa Samosir semakin dipercaya sebagai panggung budaya nasional.Pemerintah Kabupaten Samosir menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan yang telah memenuhi undangan Bupati Samosir untuk berpartisipasi dalam Geotourism Festival dan Samosir Music International. Kehadiran penari Papua ini menjadi kehormatan Pemkab.

Samosir dan semakin memperkaya keberagaman budaya yang ditampilkan. Pemkab Samosir berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada pertunjukan seni semata, tetapi menjadi awal kerja sama yang lebih luas, baik di bidang kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif maupun promosi daerah.Momentum tersebut mempertegas bahwa Samosir tidak hanya menawarkan panorama Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga menjadi ruang bertemunya berbagai budaya Nusantara dalam semangat persatuan.Dari tepian Danau Toba, pesan kebhinekaan kembali dipentaskan.

Ketika hentakan tifa Papua berpadu dengan semangat masyarakat Batak yang memenuhi arena pertunjukan, ribuan pasang mata menyaksikan bahwa perbedaan bukan sekadar dirayakan, melainkan menjadi kekuatan untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia melalui seni, budaya, dan pariwisata. Marlen s

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *