oleh

Kondisi Mengerikan! Dua Lokal Rusak Parah dan Satu Rehab Berat di SMP PGRI 01 Bumi Agung, 193 Siswa Sholat di Bangunan 1985 Menanti Bantuan Dikdasmen Pusat.

-Uncategorized-36 Dilihat

Way Kanan Lampung –Metro Indonesia_News Potret buram dunia pendidikan masih terlihat di SMP PGRI 01 Bumi Agung. Sekolah dengan jumlah siswa 193 orang dan 32 orang dewan guru ini hidup di dalam bangunan tua peninggalan tahun 1985/1986 yang kondisinya sangat memprihatinkan dan mengerikan.

Dari bangunan yang ada, dua ruang kelas (lokal) mengalami rusak parah dan satu lokal lainnya harus rehab berat.Ironisnya, di tengah kerusakan yang parah tersebut, dua lokal itu masih terpaksa dipakai untuk kegiatan sholat berjamaah dan untuk mengambil air wudhu bagi siswa dan guru.

“Keadaannya sangat memprihatinkan, sangat mengerikan. Masih kami pakai untuk kegiatan sholat dan untuk mengambil air wudhu. Apalagi jika sudah mulai musim hujan, bocor di mana-mana, kami sangat khawatir,” ungkap Kepala SMP PGRI 01 Bumi Agung, Ibu Sunarmi, SE, kepada media.Pantauan di lapangan, atap bangunan sudah berkarat dan bocor, kayu penyangga keropos dimakan usia, plafon jebol, dinding retak, dan lantai becek saat hujan.

Saat kemarau, debu masuk ke ruang ibadah. Saat hujan, air menggenang dan tidak mungkin digunakan untuk sholat.Meski demikian, semangat 193 siswa dan 32 dewan guru tidak surut. Mereka tetap belajar dan beribadah di bangunan yang hampir berusia 40 tahun itu.Dengan jumlah siswa yang cukup memadai dan tenaga pendidik yang solid, Ibu Sunarmi menegaskan SMP PGRI 01 Bumi Agung sangat layak untuk menerima bantuan.

“Kami memiliki 193 siswa, 32 dewan guru. Bangunan lama dari tahun 85/86. Dua lokal rusak parah, satu rehab berat. Kami sangat layak dan sangat membutuhkan bantuan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan program Revitalisasi P2SP dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Pusat,” tegas Ibu Sunarmi.

Ia berharap jeritan 193 siswanya yang harus sholat di bangunan mengerikan ini bisa sampai dan mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.”Kami sudah berjuang dengan swadaya. Sekarang kami mohon perhatian dari Dikdasmen Pusat.

Anak-anak di Bumi Agung juga berhak mendapat ruang kelas dan tempat ibadah yang aman, nyaman, dan layak,” pungkasnya penuh harap.Hingga berita ini diturunkan, SMP PGRI 01 Bumi Agung masih menanti uluran tangan pemerintah pusat. Sekolah siap diverifikasi kapan saja.( Sangun Ependi,Kabiro Lampung.)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *