oleh

MIRIS, MUSHOLA SMAN 02 NEGERI AGUNG WAY KANAN MANGKRAK BERTAHUN-TAHUN, KEPSEK ISWAHYUDI SULIT DITEMUI, SELALU DIWAKILI HUMAS.

-Uncategorized-108 Dilihat

WAY KANAN, METRO INDONESIA NEWS_ – Kondisi mushola di SMA Negeri 02 Negeri Agung, Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan, Lampung sangat memprihatinkan. Bangunan mushola yang berada di dalam lingkungan sekolah terlihat mangkrak dan terbengkalai bertahun-tahun tanpa kejelasan kapan akan diselesaikan.

Pantauan awak media di lapangan, Rabu (08/10/2026), bangunan mushola dengan model lengkungan tersebut kondisinya masih acian belum dicat, tanpa pintu dan jendela, serta lingkungan sekitarnya tidak terawat. Padahal keberadaan mushola sangat vital bagi 487 siswa untuk kegiatan ibadah sholat Dhuhur dan kegiatan Rohis.

Anggaran Besar, Mushola Tetap MangkrakDengan jumlah siswa sebanyak 487 orang, SMAN 02 Negeri Agung menerima kucuran dana yang sangat besar setiap tahunnya:- _Dana BOS Pusat:_ Rp 1.500.000 x 487 siswa = _Rp 730.500.000 / tahun_- _Dana BOSDA Provinsi Lampung:_ Belum termasukDalam Juknis BOS, jelas diatur ada pos untuk Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah.

Seharusnya dengan dana ratusan juta tersebut, perawatan dan perbaikan mushola bisa dilakukan setiap tahun.Namun fakta di lapangan, mushola tersebut justru dibiarkan mangkrak bertahun-tahun tanpa ada upaya perbaikan.

Menjadi pertanyaan besar, kemana alokasi dana pemeliharaan dari Dana BOS Pusat dan BOSDA tersebut?Kepsek Iswahyudi, S.Pd Sulit Ditemui, Selalu Diwakili Humas Erwin Saputra Tenaga Guru Honor Ngaku Wartawan*Kejanggalan lain yang ditemukan awak media saat melakukan konfirmasi adalah Kepala Sekolah SMAN 02 Negeri Agung, _Iswahyudi, S.Pd_, sangat sulit untuk ditemui.

Setiap kali ada wartawan yang datang ke sekolah untuk konfirmasi, yang selalu menemui bukan kepala sekolah, melainkan Humas Dewan Guru bernama _Erwin Saputra_. Bahkan yang bersangkutan mengaku dirinya juga seorang wartawan yang pernah melakukan pembinaan kepada para jurnalis.

“Pak Kepsek tidak ada di tempat, ada kegiatan di luar,” ujar Erwin Saputra berulang kali saat mewakili kepala sekolah menemui awak media.Kondisi ini sangat disayangkan, karena kepala sekolah sebagai penanggung jawab anggaran seharusnya memberikan keterangan terbuka kepada publik terkait penggunaan Dana BOS Pusat dan BOSDA serta alasan mengapa mushola sekolah dibiarkan mangkrak bertahun-tahun.

Hingga berita ini diterbitkan, Iswahyudi, S.Pd belum juga berhasil ditemui untuk memberikan klarifikasi. Pihak media akan melaporkan kondisi ini kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung dan Inspektorat untuk dilakukan pemeriksaan terkait penggunaan anggaran pemeliharaan di SMAN 02 Negeri Agung.(Sangun Ependi, Kabiro Way Kanan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *