oleh

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Samosir Resmikan Pompa Air Tenaga Surya Rp 2,6 Miliar di Onan Runggu

-Uncategorized-409 Dilihat

Samosir, Sumatera Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Samosir melalui pembangunan infrastruktur pertanian berkelanjutan. Salah satunya ditandai dengan peresmian Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Kecamatan Onan Runggu oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, ( 26/01/2026 ). PATS senilai Rp 2,6 miliar ini mampu mengairi sekitar 60 hektare persawahan yang dikelola oleh 100 keluarga petani.

Pembangunan PATS merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mendukung peningkatan produksi pertanian dan ketahanan pangan daerah, terutama dalam menghadapi dampak perubahan iklim dan kekeringan.

Selain peresmian, Dinas Pertanian Kabupaten Samosir juga melaksanakan penyuluhan kepada petani, antara lain terkait pembuatan pupuk organik serta penguatan pengelolaan PATS melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Acara tersebut dihadiri Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, Pabung 0210/TU G. Sebayang, Asisten II Hotraja Sitanggang, pimpinan OPD Kabupaten Samosir, serta Forkopimcam Kecamatan Onan Runggu. Dalam periodisasi kepemimpinan saya, ada lima unit PATS yang telah dibangun. Kita ucapkan terima kasih atas perhatian Bapak Gubernur yang tidak henti-hentinya memberikan perhatian kepada Kabupaten Samosir, ujar Vandiko.

Ia menegaskan, bantuan tersebut tidak diperoleh dengan mudah karena harus bersaing dengan kabupaten/kota lain di Sumatera Utara. Kita ini bersaing dengan 33 kabupaten/kota. Satu kelompok tani di Samosir bisa menang dari ribuan kelompok tani lain di Sumatera Utara. Jadi jangan kita sepelekan program ini, katanya.

Forkopimda yang diwakili Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan meminta seluruh penerima manfaat menjaga dan merawat bantuan tersebut. Mari kita rawat bersama, saling mendukung dan menjadikan tempat ini sebagai pilot project bagi daerah lain. Semoga membawa kemaslahatan bagi masyarakat, ujarnya.

Kepala Bapperida Kabupaten Samosir Rajoki Simarmata mengatakan, pembangunan PATS ini akan mampu meningkatkan indeks pertanaman.

Selama ini petani hanya bisa menanam satu kali setahun. Dengan adanya PATS, indeks pertanaman diharapkan meningkat menjadi minimal dua kali per tahun, kata Rajoki.

Sementara itu, Kabid Energi dan Sumber Daya Mineral Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara, Budi Batubara, menjelaskan bahwa pemanfaatan energi surya merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengurangi dampak emisi dan perubahan iklim.

Dijelaskan, Pemprovsu dan DPRD Provinsi Sumatera Utara telah mengesahkan Perda Nomor 4 Tahun 2022 tentang Rencana Umum Energi Daerah, yang salah satu strateginya adalah pemanfaatan energi terbarukan untuk sektor produktif, termasuk pertanian.Pompa air tenaga surya ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian dan masa tanam menjadi minimal dua kali setahun. Hingga saat ini, jumlah PATS yang dibangun pemerintah provinsi di Kabupaten Samosir telah mencapai enam unit, ujar Budi.

Tokoh masyarakat Onan Runggu, Alifender Harianja, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas perhatian terhadap sektor pertanian. Ia berharap bantuan serupa dapat diperluas ke wilayah persawahan lain di Onan Runggu.Masih banyak daerah persawahan yang membutuhkan bantuan seperti ini. Semoga ke depan hasil pertanian semakin baik, ujarnya.

Sekretaris Kelompok Tani Gabe Naniula, Daslon Samosir, mengakui bahwa selama ini petani sangat membutuhkan air untuk mengolah lahan. Dengan adanya PATS ini, kami bisa mengolah lahan dengan lebih baik, katanya.

Dukungan lahan untuk pembangunan PATS juga diberikan oleh warga setempat, Omri Samosir yang bersedia membebaskan lahan. Ia berharap fasilitas tersebut dirawat dengan baik agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Pompa ini mahal. Kalau tidak dirawat, akan cepat rusak. Sudah banyak pompa yang menjadi pelajaran karena tidak dijaga. Jangan hanya m

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *