oleh

Polri Hadir di Tengah Duka, Polsek Umpu Semenguk Sambangi Korban Rumah Roboh di Negeri Batin.

-Uncategorized-37 Dilihat

WAY KANAN, METRO INDONESIA NEWS , Di saat warga tertimpa musibah, Polri hadir membawa harapan. Itulah yang dilakukan Polsek Umpu Semenguk Polres Way Kanan dengan turun langsung menyambangi korban rumah roboh di Dusun KM 20, Kampung Negeri Batin, Kecamatan Umpu Semenguk, Sabtu (31/10/2026).

Rumah yang roboh adalah milik Sugeng (51). Bagian dapurnya ambruk setelah kayu penyangga lapuk tak mampu lagi menahan beban atap.Kapolsek Umpu Semenguk AKP H. Tosira menjelaskan, kejadian bermula Jumat (30/10/2026) pukul 10.00 WIB.

Seorang saksi yang berada di dalam kamar mendengar dentuman keras dari arah dapur.Begitu dicek, dapur telah roboh dan menimpa tiga orang, yakni ayah Sugeng, Ibu Sri Larasati (39), serta balita tetangga bernama Panu (1) yang kebetulan berada di lokasi.

Spontan warga sekitar melakukan evakuasi. Ketiganya berhasil dikeluarkan dari reruntuhan. Balita Panu langsung dibawa warga ke rumah sakit untuk memastikan kondisinya aman.”Korban hanya mengalami luka ringan lecet di bagian kepala, bahu dan wajah. Semua selamat,” ungkap Kapolsek.

Tak menunggu lama, personel Polsek Umpu Semenguk mendatangi TKP, melakukan pengecekan, mengumpulkan keterangan saksi, dan berkoordinasi dengan aparatur kampung.Kepedulian tak berhenti di situ. Petugas juga menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga Sugeng sebagai bentuk empati dan dukungan moril agar tabah menghadapi cobaan.

Akibat ambruknya dapur, perabotan rumah tangga rusak tertimpa genteng dan kayu. Kerugian materiil diperkirakan Rp5 juta.Kapolsek menegaskan, ini adalah komitmen Polri untuk selalu dekat dengan rakyat.”Kehadiran kami bukan hanya menjaga Kamtibmas, tapi juga menghadirkan kepedulian sosial.

Polri akan selalu ada untuk masyarakat yang membutuhkan. InsyaAllah bersama Forkopimcam, kami akan bantu gotong royong mendirikan kembali dapurnya,” tegas AKP H. Tosira.Ia mengimbau masyarakat agar waspada dan rutin memeriksa kekuatan konstruksi rumah, khususnya yang masih menggunakan kayu sebagai penyangga utama. ( Sangun Ependi – biro Lampung.)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *