oleh

Proyek Jembatan Permanen Cihaur Di Mulai, UPTD PJ2WP II Jabar Lakukan Pergeseran Jembatan Bailey.

-Uncategorized-74 Dilihat

Sukabumi, MINews – Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat melalui UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan II, sedang melakukan perbaikan infrastruktur jembatan di wilayah Sukabumi tepatnya di jembatan Cihaur Desa Sangrawayang Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi.

Jembatan tersebut sempat putus akibat meluapnya aliran sungai pada akhir tahun 2024 lalu.Agar tidak menggangu arus lalulintas selama pekerjaan berlangsung, jembatan lama (Bailey) digeser ke samping untuk membuka pembangunan jembatan baru yang akan hadir sebagai pengganti nya.Pantauan di lapangan, pekerjaan telah memasuki tahap awal berupa penggalian untuk pembangunan abutment atau pondasi jembatan.Sejumlah alat berat mulai dikerahkan guna mempercepat proses konstruksi jembatan permanen yang nantinya menggantikan struktur lama.

Salah satu perwakilan tim teknis dilapangan Sutisna mengatakan demi kelancaran pekerjaan, Jembatan Bailey yang selama ini digunakan sebagai akses sementara harus digeser, bukan dibongkar.“Di lapangan saat ini sudah mulai pekerjaan penggalian untuk pondasi jembatan permanen. Agar alat berat bisa bekerja lebih leluasa dan tidak mengganggu lalu lintas, Jembatan Bailey yang ada perlu digeser, bukan dibongkar,” ujar Sutisna.Penggeseran dilakukan kearah samping, langkah ini diambil agar ruang manuver alat berat lebih leluasa dan tidak menimbulkan potensi gangguan arus kendaraan di sekitar lokasi proyek.

“Tujuannya biar alat berat itu leluasa untuk manuvernya. Sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas. Kalau posisi Jembatan Bailey ini tidak kita geser, nanti potensi mengganggu lalu lintasnya alat beratnya itu besar sekali,” jelasnya.Ia menambahkan pergeseran jembatan Bailey telah tuntas pada Selasa 19 Mei 2026 lalu. Dan sudah sudah normal, bisa dilintasi kembali untuk jalur Geopark Ciletuh ruas jalan Loji-Puncakdarma.Sementara itu Hilman salah satu pengguna jalan mengatakan, keberadaan Jembatan Cihaur bukan sekadar bangunan fisik biasa.

“Infrastruktur ini memiliki fungsi strategis yang akan berdampak langsung pada kesejahteraan warga sehari-hari,”ujarnya.Menurutnya, ada empat dampak utama dari kehadiran jembatan baru yang tengah dikerjakan diantaranya meliputi meningkatkan aksesibilitas, memperkuat konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi dan Wisata Geopark Ciletuh.

”Kehadiran jembatan ini nanti nya menjadi bukti nyata kepedulian Pemerintah Jawa Barat Khususnya Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang terhadap kebutuhan masyarakat. Semoga pembangunan ini membawa manfaat besar dan menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang terlibat,” tuturnyaIa berharap dengan adanya pembangunan jembatan Cihaur diharapkan interaksi sosial dan aktivitas ekonomi dan pariwisata di di ruas jalan Loji- Puncakdarma dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Sebagai informasi untuk diketahui, Nilai kontrak Paket Pekerjaan jembatan Cihaur-Ruas Jln Sp.Loji-Balewer-Puncakdarma Rp. 23.422.000.000 dengan waktu pelaksanaan 240 hari kalender. Dikerjakan oleh PT. Karya Inti Bumi Kontruksi.(Redaksi.)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed