oleh

Sejarah Jembatan Sodong kopo Pangandaran, Hingga Resmi di Ganti Nama Jadi Jembatan Jaya Perkasa Oleh KDM.

-Uncategorized-112 Dilihat

Pangandaran – MINews – Jembatan Sodong Kopo Pangandaran yang telah selesai di bangun pada tahun 2025 lalu, resmi diberi nama Jembatan Jaya Perkasa PangandaranKendati, proyek pembangunan jembatan itu sempat mangkrak sejak 2023 pada masa kepemimpinan Gubernur Jawa Barat sebelumnya.Diketahui, Jembatan ini mempunyai panjang 140 meter dan lebar untuk lalu lintas 7 meter, kemudian di sisi kanan-kiri terdapat jalur untuk pedestrian atau pejalan kaki dengan lebar 2,5 meter.

Sementara tinggi pelengkung 26 meter dibangun satu persatu dengan komponen rangka baja sehingga menjadi jembatan tipe melengkung rangka baja.Selain itu, jembatan ini sudah melakukan laik fungsi dengan pembebanan pada 20 Desember 2025 lalu oleh tim ahli komisi keamanan jembatan dan terowongan dan beberapa profesor hasilnya jembatan tersebut memenuhi syarat dan teknis.Jembatan ini merupakan jembatan terpanjang tanpa pilar dengan tipe melengkung rangka baja yang ada di Jawa Barat.

Jembatan megah ini menghubungkan langsung kawasan Bandara Nusawiru dengan destinasi wisata populer seperti Pantai Batukaras dan Pantai Madasari, yang tadi nya berjarak 15Km menjadi 2Km.Jembatan ini juga menjadi tempat wisata baru dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.Bertepatan dengan malam takbir Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Selasa (26/5/2026) malam. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meresmikan Jembatan Sodongkopo yang diberi nama Jembatan Jaya Perkasa Pangandaran.

Peresmian dibubuhi dengan penandatanganan prasasti di atas jembatan yang sudah dilengkapi lampu penerangan berwarna-warni berlangsung meriah dan dipadati warga.Melalui akun Instagram Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi berharap jembatan ini menjadi akses penting sekaligus daya tarik baru di kawasan wisata Pangandaran.”Malam ini malam Idul Adha. Saya berada di Jembatan Sodongkopo, saya menamakannya Jembatan Jaya Perkasa.

Dan jembatan ini dilengkapi lampu penerangan yang memberikan efek cahaya yang menyenangkan bagi mereka yang melewati jembatan ini,” ujar Dedi dikutip akun Instagramnya.Ia menjelaskan, Jembatan Sodongkopo merupakan jembatan pertama yang dibangun pada 2025.Meski sudah diresmikan, Dedi menegaskan pemerintah provinsi berencana melakukan pembangunan lanjutan dengan bentang jembatan yang lebih lebar serta sistem pencahayaan yang lebih baik.

Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran, khususnya wisata pesisir selatan Jawa Barat.Keberadaan Jembatan ini tidak hanya memperlancar akses jalur ke pesisir Pangandaran, tapi juga membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.(Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *