
WAY KANAN,—Metro Indonesia News Warga Desa Mulya Sari, Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan, Lampung mengeluhkan kondisi jaringan listrik yang tidak stabil sejak beberapa bulan terakhir. Kondisi itu menyebabkan sejumlah peralatan elektronik warga rusak dan aktivitas rumah tangga terganggu.Salah satu warga, inisial MD, mengatakan gangguan paling terasa saat malam hari dan jam beban puncak. Menurutnya, tegangan drop membuat alat rumah tangga tidak bisa bekerja normal.
“Di sini sering bener terjadi kerusakan elektronik pak. Seperti TV, kulkas, mesin cuci. Bahkan untuk mengisi tower air seribu liter saja harus memakan waktu 2 jam,” ujar MD saat ditemui, Minggu 2 Agustus 2026.MD menyebut, kondisi ini sudah berlangsung lama dan belum ada perbaikan signifikan dari petugas. Warga khawatir kerugian akan terus bertambah jika tidak segera ditangani.”Harapan warga masyarakat Mulya Sari, segera ada perbaikan, penambahan trafo agar daya bisa stabil,” lanjutnya.Dampak tegangan tidak stabil bukan hanya merusak barang elektronik, tapi juga menghambat kebutuhan dasar.
Mengisi tandon air yang biasanya 30 menit, kini bisa molor hingga 2 jam karena pompa air bekerja tidak optimal.Hingga berita ini ditulis, pihak PLN ULP Kotabumi yang membawahi wilayah Bumi Abung belum memberikan keterangan resmi terkait pengaduan warga Mulya Sari.Warga berharap PLN segera melakukan survei beban dan menambah kapasitas trafo di wilayah tersebut. Dengan begitu, pasokan listrik bisa stabil dan tidak lagi menimbulkan kerusakan pada peralatan rumah tangga.Jurnalis:S,Ependi.& Mulyadi.,

Komentar