oleh

Viral di Medsos, Diduga Oknum Staf Pejabat di Kaltim Bersikap Arogan Terhadap Mahasiswa.

-Uncategorized-10 Dilihat

SAMARINDA – KAMIS, 22 OKTOBER 2026- Sebuah video yang menampilkan dugaan arogansi oknum staf di lingkungan Kantor Gubernur Kalimantan Timur viral di media sosial dan menuai perhatian publik.Video tersebut beredar luas di platform Instagram sejak Selasa, 21 Oktober 2026.

Dalam video berdurasi pendek yang beredar, terlihat seorang pria yang *diduga* merupakan staf pejabat terlibat adu argumen dengan sejumlah mahasiswa yang disebut hendak melakukan audiensi.*Kronologi Berdasarkan Penelusuran Media Sosial:*- Selasa, 21 Oktober 2026, Pukul 09.32 WIB*:

Sebuah akun media sosial mengunggah potongan video dengan narasi adanya sikap arogan.- *Rabu, 22 Oktober 2026, Pukul 10.37 WIB*: Beredar pula video lain yang menampilkan seorang pria menyampaikan permohonan maaf terkait peristiwa tersebut. Kebenaran dan keterkaitan kedua video tersebut masih dalam penelusuran.*Klarifikasi Redaksi:

Hingga berita ini diturunkan pada *Kamis, 22 Oktober 2026, Pukul 16.00 WITA*, redaksi Metro Indonesia news masih berupaya melakukan konfirmasi dan verifikasi kepada:1. Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Pemprov Kalimantan Timur2. Pihak mahasiswa yang ada dalam video3. Pria yang ada dalam video tersebut Pemprov Kaltim sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kebenaran video dan identitas pria dalam video tersebut.

Redaksi mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menyikapi video yang beredar di media sosial dan menunggu klarifikasi resmi dari pihak berwenang. Prinsip praduga tak bersalah harus tetap dikedepankan.*Catatan Redaksi:* _Berita ini disusun berdasarkan video yang beredar di media sosial. Identitas dan jabatan pihak yang ada dalam video belum terverifikasi secara resmi. Kami akan melakukan pembaruan (update) berita setelah ada konfirmasi resmi. Update terkini ajudan Gubernur tersebut akan di pecat sebagai ajudan dan di kembalikan kesatuannya( polri) Redaksi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *