oleh

BOSP(BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH PENDIDIKAN)DI SMK PERKASA 1 DI KECAMATAN CIMANGGUNG KAB. SUMEDANG DIDUGA DISIASATI .

-Uncategorized-16 Dilihat

SUMEDANG MINews – Pengalokasian bos di SMK Perkasa 1 kabupaten Sumedang perlu di audit oleh dinas terkait ,sebab penggunaan dana Bos diduga melenceng dari tujuan dasar.yakni untuk mengurangi beban biaya pendidikan yang harus di tanggung orang tua siswa,namun terkadang di lapangan berbeda ,seperti yang terjadi di SMK PERKASA 1 Kecamatan Cimanggung kabupaten Sumedang.

Berdasarkan hasil Investigasi di lapangan, diduga dana bos disiasati dan Akumulatif dari tahun 2023 ,2024 sampai 2025 ,setelah timbul kecurigaan terhadap adanya indikasi anggaran dana bos di siasati,salah satunya di pemeliharaan sarana dan prasarana, pengembangan perpustakaan dan data jumlah siswa di lingkungan SMK PERKASA 1 Kabupaten Sumedang tepatnya di kecamatan Cimanggung .

Team langsung mengirim surat konfirmasi tentang dugaan yang sangat janggal diduga anggaran dana bos melenceng dari penggunaanya. atau tidak tepat sasaran, terkait hal yang kita pertanyakan melalui surat konfirmasi ke SMK PERKASA 1 yang dikirimkan bulan- bulan kemarin.

Sampai saat ini kepala sekolah SMK PERKASA 1 Kabupaten Sumedang Dede Gungun Jaelani memilih menghindar “bungkam” dan sulit di temui di liingkungan Sekolahnya ,untuk itu terkait ada dugaan anggaran dana BOS.tidak di serap, diduga ada indikasi di gunakan untuk kepentingan diri sendiri.

Nah….untuk itu di minta kepada dinas terkait , untuk mrmantau dan memeriksa bos serta keuangan di SMK PERKASA 1 kabupaten Sumedang, agar peruntukanya tepat sasaran. dan kalau terbukti ada indikasi penyelewengan, perlu ada sangsi tegas kepada kepala,sekolah yang nakal serta tidak propesional dalam menjalankan tugas, agar mutu pendidikan di saat ini khusnya di kabupaten Sumedang bisa berjalan optimal (Mirohadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *