Metro Indonesia News

Monitoring Bapokting Jelang Idul Fitri 2026 di Samosir, Wabup: Stok Aman, Tidak Ada Kenaikan Harga yang Signifikan Samosir, Sumatera MINews-Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk mengatakan stok Bapokting di Kabupaten Samosir aman. “Tadi kami bersama Forkopimda melakukan monitoring di Pasar Pangururan, secara umum stoknya aman dan tidak ada kenaikan harga yang signifikan,” kata Ariston seusai monitoring ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok penting bersama Forkopimda dan Tim Pengendali Inflasi Daerah di Pasar Onan Baru Pangururan, ( 11/03/2026 ).Monitoring ini sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten Samosir yang dipimpin Sekda Kab. Samosir Marudut Sitinjak, bersama Forkopimda dan seluruh stakeholder terkait ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga komoditas bahan pokok penting (Bapokting) dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M pada tanggal ( 10/03/2026 ).Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya Pemerintah menjamin ketersediaan stok dan keterjangkauan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Sebagai daerah wisata, diperkirakan akan terjadi lonjakan pengunjung ke Samosir, sehingga stok bapokting harus tercukupi. Pemantauan harga dilakukan ditingkat agen maupun penjual/ pengecer secara langsung.Dari hasil pantauan dilapangan, Wakil Bupati Samosir meyakinkan wisatawan lokal dan mancanegara maupun para perantau agar tidak ragu berkunjung ke Samosir. Bagi para perantau dan wisatawan yang mau berkunjung ke Samosir untuk berwisata silahkan datang, kami siap menyambut dengan senyum, sapa dan salam, ungkap Ariston. Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa Pemkab Samosir dan stakeholder terkait siap memanjakan wisatawan dengan ragam kuliner, menyediakan hunian dan fasilitas lainnya agar wisatawan dapat menikmati keindahan alam yang ada di Samosir. Dalam libur idul fitri tahun ini, kami sangat antusias menyambut kehadiran para wisawatan, mari berkunjung ke Samosir dan nikmati keindahan alamnya, pungkasnya.Untuk stok beras, pantauan tim pada sejumlah distributor, yakni UD. Tambun dan CV. Rodearni, ketersediaan stok juga masih aman. Beras Premium harga Rp. 15.600/kg, Beras Medium Rp. 14.500/Kg. Sedangkan harga bawang merah lokal mengalami penurunan harga dari HET Rp. 41.500 dijual dengan harga Rp. 35.000/kg. Cabai merah keriting dengan HET Rp. 55.000 juga mengalami penurunan harga menjadi Rp. 22.000/kg. Sedangkan minyak goreng (minyak kita) stabil pada harga Rp. 15.700/ kg. Dalam mengendalikan inflasi daerah, Pemkab Samosir telah melakukan langkah nyata dengan menggelar Gerakan Pangan Murah di sejumlah tempat dan terus memonitor perkembangan dilapangan.Pemkab Samosir akan tetap melakukan monitoring harga, stok dan jika ditemukan adanya harga diluar kendali maka akan ada intervensi dari pemerintah.Turut hadir Wakil Ketua DPRD Samosir Sarhochel Tamba, Ketua TP-PKK Ny. Kennauli A. Sidauruk, Asisten I Tunggul Sinaga, Mewakili Kejari Samosir Kasi Pidum P. Situmorang, Kasat Intel Polres Samosir D. P. Sitanggang, Pabung Mayor Inf T. Siringo-ringo serta beberapa Pimpinan OPD. Marlen s

Way Kanan MINews,Kementrian Koperasi Republik Indonesia melalui Staf Khusus Menteri Koperasi, yang berperan dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih Ambar Pertiwiningrum bersama jajaran melakukan peninjauan Gerai Koperasi Desa Merah Putih dalam rangka memantau perkembangan pembangunan Gerai KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) di wilayah Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, Selasa (10/03/2026)Kegiatan tersebut nampak dihadiri, Bupati Way Kanan yang diwakilkan Kadis Koperasi dan UMKM Kabupaten Way Kanan, Dandim 0427 Way Kanan, Camat Negeri Agung Hepi Haryanto yang diwakilkan Sekcam Ahmad Sadikul Usna dan para undangan yang telah ditentukanKehadiran tim dari Kementerian Koperasi ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah pusat dalam memperkuat kelembagaan koperasi di daerah, sekaligus mendorong percepatan pembangunan dan pengembangan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.Berdasarkan hasil pemantauan terbaru, hingga saat ini terdapat dua desa yang telah mencapai progres pembangunan 100 persen di Kabupaten Way Kanan yakni Kampung Bandar Dalam Kecamatan Negeri Agung dan Kampung Bumi Ratu Kecamatan Umpu Semenguk. Capaian ini dinilai sebagai bukti komitmen dan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta pengurus koperasi dalam mendukung pengembangan koperasi desa sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Way KananSebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Staf Khusus Kementerian Koperasi bersama perwakilan LPDB juga melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta operasional Gerai Koperasi Desa Merah Putih yang berada di Kampung Bandar Dalam Kecamatan Negeri Agung dan Kampung Bumi Ratu Kecamatan Umpu Semenguk.Peninjauan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan dan pengelolaan gerai koperasi telah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota koperasi maupun masyarakat sekitar.Selain itu, tim dari kementerian juga berdialog dengan pengurus koperasi dan pihak desa guna mendengarkan secara langsung perkembangan, tantangan, serta kebutuhan dalam pengelolaan gerai koperasi di tingkat kampung.( Mul ,/ Efendi )

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.