
Kabupaten Bandung, Bojong malaka Pekerjaan proyek Smpn 4 Baleendah jadi pertanyaan,terkait pembangunan RKB dalam Revitalisasi Anggaran APBN Rp.2.820.561.000Senin 5 November 2026.
Media Metro indonesia News investigasi ke lokasi pekerjaan Ruangan Kelas Baru (RKB) 8 lokal dan Pekerjaan Sumur Bor Barudi lokasi pekerjaan kami melihat beberapa ke janggalan yang serius Diantaraya adalahPekerja bangunan tidak ada yang mengutamakan keselamatan kerja (K3)Sejumlah pekerja beraktivitas maupun ketinggian tanpa Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.
Helem keselamatan,safety belt, hingga safety shoes tak terlihat digunakan sesui dengan juknis dalam proyek harus sefty untuk keselamatan diri agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkanKeterangan salah satu pekerja bangunan, mereka rombongan dibawa dari jawa iyaitu solo satu kampung sama Bos proyek,Sebagian lagi warga Bandung “ucapnya dengan jelasKami menduga proyek yang di terima SMPN 4 di tangani oleh pihak ketiga di tamabah dengan dengan keterangan dari KS Hj SolehPemasangan Besi Tulangan Utama juga tidak sesui.
Untuk bangunan yang baru untuk gedung sekolah. Besi tiang di pakai ukuran Bebeda-beda ada ukuran 7 mm dan ukuran 6 mm.sedangkan teknis pembangunan baru untuk gedung sekolah standard ukuran 10 mmDinding bangunan sudah terpasang bata ringan Hebel.
Apakah benar ini sudah sesui spek dan RAB,Keterangan Pk Ks .Bahan matrial yang dipakai sesui yang di sediakan oleh pihak Asfirasi atau pihak ke tigaSedangkan proyek revitalisasi tidak boleh di kelola oleh pihak ketiga agar pembangunan lebih epektif dan berkualitas baik untuk kenyamanan para pengajar dan pelajar karena dengan waktu yang bekepanjanganPapan Susunan P2SP juga tidak terlihat ada di lokasi pekerjaan tentu salah satu pelanggaran untuk menjalankan aturan juknis juklis dalam proyek revitalisasi.
Kami Media mengamati proyek yang ada di smpn 4 baleendah sangat di kwatirkan tidak sesui harapan karena proyek tersebut di katakan mengurangi volume bangunan Kepala sekolah juga menjelaskan,yang di usung Asfirasi yang Sekarang berstatus di Kalimantan.Tetapi anggaran proyek ini langsung ke Rekening Bendahara P2SP ucap Pk Ks di ruanganya”Proyek ini tentu menjadi sorotan publik,karena kaami menduga ada persekongkolan antara Pihak sekolah,pemborong dan Asfirasi untuk saling mendapatkan untung lebih banyak tanpa memikirkan di masa depan sekolah .
Kami meminta kepada kepala Dinas kabupaten bandung dan kepala Dinas Provinsi untuk mensidak dan memeninjau langsung ke lokasi proyek yang sedang berjalan di SMPN 4 Baleendah. Untuk di periksa sesui dengan Peraturan yang di tentukan Mentri Pendidikan Beberapa foto dokumentasi kami lampirkan di lokasi tersebut(Saroha)









Komentar