oleh

Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan di SDN Panyirapan 01, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung senilai *Rp.1.019.676.425* yang bersumber dari APBN menjadi sorotan.

-Uncategorized-46 Dilihat

SOREANG, KAB. BANDUNG – Metro Indonesia News.

Berdasarkan spanduk informasi proyek yang terpasang di pagar sekolah, proyek ini dikerjakan secara swakelola oleh P2SP dengan waktu pelaksanaan 18 Agustus hingga 28 Desember 2026.Namun hasil investigasi Tim Metro Indonesia News di lapangan menunjukkan kualitas pekerjaan yang diduga jauh dari standar.

1. Finishing Cat Belang-Belang, Tidak Sesuai SOP*Dinding luar dan dalam bangunan terlihat belang-belang, bercak putih, kuning, dan hijau. Cat lama berwarna hijau masih terlihat jelas, ditimpa cat putih baru tanpa proses pengupasan, plamir, dan pengamplasan yang benar.Pada bagian balok atas, bekas plamir kuning terlihat tidak rata. Di dalam kelas, dinding juga masih terlihat abu-abu bekas acian yang belum tertutup.

2. Plafon dan Dinding Tidak Rapi*Pada foto bagian atas dekat plafon PVC, terlihat celah antara plafon dan balok yang tidak dirapikan. Dempulan tidak rata dan masih ada lubang.

3.Diduga Kejar Progres*Pekerjaan pengecatan yang asal-asalan ini diduga untuk mengejar progres laporan agar terlihat sudah 80-90% selesai, padahal mutu finishing sangat buruk. Jika dibiarkan, cat akan cepat mengelupas dan berjamur dalam hitungan bulan.*

4. K3 Diabaikan*Dalam foto terlihat seorang pekerja berdiri di atas perancah kayu seadanya tanpa helm, tanpa safety belt, dan tanpa sepatu safety, hanya memakai sandal. Padahal K3 adalah wajib dalam Juknis Revitalisasi.Proyek revitalisasi senilai Rp 1 miliar lebih ini seharusnya menghasilkan bangunan yang nyaman dan aman untuk siswa SD, bukan bangunan baru yang sudah terlihat kusam dan belang sebelum diresmikan.

Media Metro Indonesia News meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Jabar untuk segera melakukan sidak mutu ke SDN Panyirapan 01 Soreang.(Saroha – Metro Indonesia News)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *