oleh

SOLIDARITAS DAN PROFESIONALISME JADI FOKUS, PGRI WAY KANAN SUKSES GELAR KONFERKAB KE-2 TAHUN 2026.

-Uncategorized-44 Dilihat

WAY KANAN – METRO INDONESIA NEWS Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Way Kanan kembali menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi profesi solid dan progresif. Melalui Konferensi Kerja Kabupaten (Konferkab) ke-2 Tahun 2026, PGRI mempertegas komitmen memperkuat solidaritas organisasi dan meningkatkan profesionalisme guru demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Bumi Ramik Ragom.

Kegiatan strategis tersebut berlangsung khidmat di Aula Buay Pemuka Pengiran Tuha, Komplek Perkantoran Pemkab Way Kanan, Kamis (29/10/2026) dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi.Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pengurus PGRI Kabupaten Way Kanan, pengurus PGRI cabang se-Kabupaten Way Kanan, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta ratusan guru sebagai peserta luring dan daring.

Usung Tema Pendidikan Berkualitas*Ketua Pelaksana Konferkab dalam laporannya menyampaikan, Konferkab ke-2 tahun ini mengusung tema besar *”Memperkuat Solidaritas Organisasi dan Meningkatkan Profesionalisme Guru untuk Pendidikan yang Berkualitas”.

Tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan menjadi roh perjuangan PGRI. Di tengah tantangan zaman, PGRI ingin hadir sebagai rumah besar yang nyaman bagi seluruh guru, baik guru ASN, PPPK maupun honorer, dalam memperjuangkan kesejahteraan, perlindungan hukum profesi, sekaligus peningkatan kompetensi.”PGRI adalah rumah kita bersama.

Solidaritas adalah kunci, profesionalisme adalah harga mati. Dua hal ini harus berjalan beriringan untuk melahirkan pendidikan Way Kanan yang berkualitas,” ujar Ketua Pelaksana.Selain agenda organisasi berupa evaluasi program kerja dan penyusunan program kerja tahun 2027, Konferkab kali ini dirangkai dengan kegiatan inovatif berupa Webinar Peningkatan Kapasitas Guru.*651 Guru Dilatih Canva dan AI*Webinar yang mengusung tema *”Pembelajaran Abad 21, Kreasi Tanpa Batas Pemanfaatan Canva dan AI untuk Kelas Kreatif”* ini menjadi magnet tersendiri.

Tercatat sebanyak 651 guru tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Way Kanan mengikuti kegiatan ini selama dua hari secara hybrid.Materi yang disampaikan fokus pada pemanfaatan teknologi desain Canva dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk menciptakan media pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan tidak membosankan bagi siswa.

Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan PGRI Way Kanan.Menurutnya, di era disrupsi digital saat ini, guru tidak boleh gagap teknologi. Penguasaan Canva dan AI bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan pembelajaran abad ke-21.

“Pemanfaatan teknologi digital dan AI menjadi salah satu kebutuhan guru. Dengan menguasai teknologi ini, guru dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih kreatif, menarik, dan relevan dengan dunia anak-anak hari ini,” ujar Machiavelli Herman Tarmizi.

Namun demikian, Sekda juga mengingatkan agar para guru bijaksana dalam memanfaatkan teknologi. AI adalah alat bantu, bukan pengganti peran guru. Nilai karakter, etika, dan sentuhan kemanusiaan seorang guru tidak akan pernah bisa digantikan oleh mesin.”Gunakan teknologi sesuai kebutuhan pembelajaran.

Teknologi harus mendukung peran guru dalam membimbing, mengarahkan, dan membentuk karakter peserta didik,” tegasnya.Konferkab ke-2 PGRI Way Kanan tahun 2026 ini diharapkan mampu melahirkan keputusan-keputusan strategis, program kerja yang pro-guru, serta semakin mempererat soliditas seluruh anggota PGRI untuk bersama-sama memajukan pendidikan di Kabupaten Way Kanan.( Sangun Ependi Kabiro.)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *